Personal Info
Isdarma Sahyan merupakan lulusan Sarjana Hukum Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin yang menyelesaikan studi dalam waktu 3 tahun 7 bulan dengan capaian akademik sangat membanggakan, yakni IPK 3,98 dan predikat Cumlaude. Berbasis di Makassar, Indonesia, Isdarma dikenal sebagai akademisi muda dengan kapasitas intelektual yang kuat, daya analisis hukum yang tajam, serta konsistensi prestasi di tingkat regional hingga nasional.
Sejak menempuh pendidikan tinggi, Isdarma aktif mengembangkan kompetensi akademik dan kepemimpinan melalui berbagai kegiatan ilmiah, organisasi, serta kompetisi hukum. Ketertarikannya pada hukum tata negara, hukum pidana ekonomi, dan debat hukum mendorongnya terlibat dalam berbagai ajang bergengsi. Ia berhasil meraih sejumlah prestasi nasional, di antaranya menjadi juara dalam kompetisi debat hukum, semifinalis debat hukum nasional, serta masuk jajaran peserta terbaik dalam pelatihan kepemimpinan dan sekolah peradilan semu. Konsistensi tersebut memperlihatkan kemampuannya dalam berpikir kritis, menyusun argumentasi hukum, serta menyampaikan gagasan secara sistematis dan persuasif.
Selain berprestasi dalam kompetisi, Isdarma juga aktif dalam kegiatan akademik dan pengembangan keilmuan hukum. Ia dipercaya menjadi pemateri dalam berbagai forum ko-kurikuler dan diskusi konstitusi, membahas isu-isu strategis seperti hukuman mati dalam perspektif yuridis serta teknik dan etika berdebat hukum. Di bidang kepanitiaan dan organisasi, ia turut berperan dalam penyelenggaraan kegiatan akademik berskala nasional yang melibatkan institusi negara, termasuk kegiatan yang bekerja sama dengan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Pengalaman tersebut membentuk kemampuan manajerial, kepemimpinan, dan kerja kolaboratif yang solid.
Dalam ranah akademik, Isdarma menunjukkan produktivitas melalui publikasi ilmiah. Ia menulis dan menerbitkan artikel jurnal yang mengkaji tindak lanjut kebijakan Komisi Pemilihan Umum terkait keterwakilan perempuan 30 persen dalam pencalonan legislatif pasca putusan Mahkamah Agung. Selain itu, ia juga menjadi penulis buku yang membahas perampasan aset dalam perspektif hukum pidana ekonomi, korupsi, dan pencucian uang melalui pendekatan komparatif. Karya-karya tersebut mencerminkan kepeduliannya terhadap isu penegakan hukum, demokrasi, dan keadilan substantif.
Pengalaman praktis di bidang hukum diperoleh Isdarma melalui keterlibatannya sebagai Tim Hukum pada AIA Law Firm. Dalam peran tersebut, ia terlibat dalam kegiatan analisis hukum dan penyusunan legal opinion, yang memperkuat pemahamannya terhadap penerapan hukum secara praktis dan profesional. Kompetensi yang ia miliki meliputi public speaking, analisis dan penalaran hukum, serta penyusunan pendapat hukum secara komprehensif.
Atas dedikasi dan prestasi akademiknya, Isdarma menerima Beasiswa Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) pada tahun 2024 serta dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik Tingkat Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin pada Wisuda Periode Mei 2024. Dengan latar belakang akademik yang unggul, pengalaman kompetitif dan profesional yang kuat, serta komitmen tinggi terhadap pengembangan ilmu dan praktik hukum, Isdarma Sahyan dipandang sebagai sumber daya muda yang potensial dan siap berkontribusi secara nyata dalam dunia hukum Indonesia.
Education
Sarjana Hukum (S.H.), Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin
IPK 3,98 (Cumlaude)
Masa studi 3 tahun 7 bulan
Awards & Achievements
Wisudawan Terbaik Tingkat Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Wisuda Periode Mei 2024
Penerima Beasiswa Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) oleh FHP Law School, 2024
Juara 2 Debat Hukum Nasional, Andalas Law Competition IV, 2021
Juara 2 Ko-Kurikuler Debat Hukum dan Konstitusi, UKM LeDHaK FH-UH, 2020
Best Participant Intensive Moot Court School, ALSA Universitas Hasanuddin, 2022
Peserta Terbaik Latihan Kepemimpinan, Hasanuddin Law Study Center, 2021
Semifinalis Kompetisi Debat Hukum Nasional, Universitas Diponegoro, 2022
6 Besar Lomba Debat Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APUPPT) oleh PPATK RI, 2023
8 Besar Lomba Debat Penegakan Hukum antar Perguruan Tinggi se-Indonesia oleh Bawaslu RI, 2023

